IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN BERBASIS PANCWALUYA MELALUI KEGIATAN 





Cirebon, 07–08 September 2026 — Dalam rangka meningkatkan kompetensi dan pemahaman pendidik terhadap implementasi pembelajaran yang berorientasi pada pengembangan karakter dan potensi Murid, SLB AKIRRA 2 Cirebon melaksanakan kegiatan In House Training (IHT) Pancawaluya pada tanggal 07 sampai dengan 08 September 2026.
Kegiatan IHT ini diikuti oleh guru-guru SLB AKIRRA 2 Cirebon sebagai bagian dari upaya bersama untuk meningkatkan kualitas proses pembelajaran, khususnya dalam memberikan layanan pendidikan yang sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan Murid berkebutuhan khusus.
Kegiatan menghadirkan dua narasumber, yaitu Yuyun Yukentin, S.Pd. dan Siti Purnamawati, S.Pd.,Gr. Kedua narasumber memberikan materi, pemahaman, serta pendampingan kepada para guru mengenai konsep dan implementasi Pancawaluya dalam lingkungan satuan pendidikan.
Meningkatkan Pemahaman Guru tentang Pancawaluya
Pancawaluya menjadi salah satu pendekatan yang menekankan pentingnya pembentukan Murid secara utuh, tidak hanya dari aspek akademik, tetapi juga dari karakter, sikap, keterampilan, kemandirian, dan kemampuan Murid dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Dalam kegiatan IHT, para guru diajak untuk memahami bagaimana nilai-nilai Pancawaluya dapat diintegrasikan ke dalam proses pembelajaran di SLB. Hal tersebut menjadi penting karena Murid di SLB memiliki karakteristik, kemampuan, kebutuhan, dan potensi yang beragam sehingga pembelajaran perlu dirancang secara fleksibel, adaptif, kontekstual, dan berpusat pada Murid.
Narasumber Yuyun Yukentin, S.Pd. memberikan penguatan mengenai pemahaman konsep Pancawaluya serta pentingnya penerapan nilai-nilai tersebut dalam pelaksanaan pendidikan di sekolah. Para guru mendapatkan kesempatan untuk berdiskusi dan mengaitkan konsep Pancawaluya dengan kondisi nyata yang dihadapi dalam proses pembelajaran.
Sementara itu, Siti Purnamawati, S.Pd.,Gr. memberikan penguatan terkait penerapan Pancawaluya dalam pembelajaran. Guru diarahkan untuk mampu menerjemahkan nilai-nilai tersebut ke dalam perencanaan, pelaksanaan, serta evaluasi pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan Murid SLB.
Diskusi dan Praktik Bersama
Selama kegiatan berlangsung, para guru tidak hanya menerima materi secara teoritis, tetapi juga terlibat dalam diskusi dan kegiatan bersama. Guru diberikan ruang untuk menyampaikan pengalaman, kendala, serta berbagai kondisi yang ditemukan dalam melaksanakan pembelajaran di kelas.
Diskusi tersebut menjadi bagian penting dalam kegiatan IHT karena setiap guru memiliki pengalaman yang berbeda dalam mendampingi Murid. Melalui kegiatan berbagi pengalaman, guru dapat saling memberikan masukan dan menemukan alternatif strategi pembelajaran yang lebih sesuai.
Para guru juga diarahkan untuk menyusun dan mengembangkan pembelajaran yang dapat mengakomodasi keberagaman kemampuan Murid. Pembelajaran diharapkan tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter, kemandirian, keterampilan sosial, keterampilan komunikasi, serta kemampuan Murid dalam menjalankan aktivitas kehidupan sehari-hari.
Membangun Budaya Pembelajaran yang Berkarakter
Pelaksanaan IHT Pancawaluya di SLB AKIRRA 2 Cirebon diharapkan dapat menjadi langkah strategis dalam membangun budaya pembelajaran yang lebih berkarakter dan sesuai dengan kebutuhan Murid.
Guru memiliki peran penting sebagai pendidik, pembimbing, fasilitator, sekaligus teladan bagi Murid. Oleh karena itu, pemahaman guru terhadap nilai-nilai Pancawaluya perlu diwujudkan melalui sikap dan tindakan nyata dalam kehidupan sekolah.
Penerapan Pancawaluya diharapkan dapat terlihat dalam berbagai aktivitas sekolah, mulai dari kegiatan pembelajaran di kelas, pembiasaan, interaksi antara guru dan Murid, kegiatan keterampilan, kegiatan sosial, hingga pengembangan kemandirian Murid.
Komitmen Bersama Guru SLB AKIRRA 2 Cirebon
Kegiatan IHT yang berlangsung selama dua hari, yaitu 07–08 September 2026, menjadi momentum bagi guru-guru SLB AKIRRA 2 Cirebon untuk meningkatkan kompetensi profesional sekaligus memperkuat komitmen dalam memberikan layanan pendidikan terbaik bagi Murid.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh guru memiliki pemahaman yang semakin baik mengenai Pancawaluya dan mampu mengimplementasikannya secara nyata dalam pembelajaran sesuai dengan karakteristik Murid.
Kegiatan IHT juga menjadi sarana untuk memperkuat kerja sama dan kolaborasi antarpendidik. Dengan adanya kesamaan pemahaman dan tujuan, seluruh warga sekolah dapat bersama-sama menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, inklusif, ramah anak, serta mendukung perkembangan setiap Murid.
Penutup
Pelaksanaan In House Training (IHT) Pancawaluya SLB AKIRRA 2 Cirebon pada tanggal 07–08 September 2026 merupakan bagian dari upaya sekolah dalam meningkatkan kualitas dan profesionalisme guru.
Dengan narasumber Yuyun Yukentin, S.Pd. dan Siti Purnamawati, S.Pd.,Gr., kegiatan ini memberikan ruang bagi guru untuk belajar, berdiskusi, berbagi pengalaman, dan memperkuat pemahaman mengenai implementasi Pancawaluya dalam pembelajaran.
Diharapkan hasil kegiatan IHT dapat diterapkan secara berkelanjutan dalam kegiatan pembelajaran dan kehidupan sekolah, sehingga Murid SLB AKIRRA 2 Cirebon memperoleh layanan pendidikan yang semakin sesuai dengan kebutuhan, potensi, dan karakteristik mereka.
SLB AKIRRA 2 Cirebon terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan melalui guru yang profesional, pembelajaran yang adaptif, serta penguatan karakter dan kemandirian Murid.
